Deretan Lagu B-Side K-Pop yang Lebih Viral Dibandingkan Title Track

Author Image

Terbit

17 Juni 2026, 16:31 WIB

Deretan Lagu B-Side K-Pop yang Lebih Viral Dibandingkan Title Track
Deretan Lagu B-Side K-Pop yang Lebih Viral Dibandingkan Title Track

Gosip.co.id, 17 Juni 2026 –

Dalam industri K-Pop, title track atau lagu utama dari sebuah album dipilih bukan tanpa alasan. Lagu-lagu ini biasanya mendapat perlakuan spesial, mulai dari budget MV yang fantastis, promosi besar-besaran di acara musik, hingga kampanye media sosial yang masif. Tapi nyatanya, audiens dan algoritma punya selera sendiri. Terkadang ada lagu B-side yang lebih viral dibandingkan title track-nya. Terlebih di era TikTok dan Reels, sebuah koreografi simpel atau melodi adiktif berdurasi 15 detik bisa mengubah lagu b-side ini menjadi mega-hit global.

Fenomena ini membuktikan bahwa daya tarik organik sering mengalahkan strategi agensi. Berikut beberapa contoh lagu B-Side K-Pop yang sukses besar mencuri perhatian dan melampaui popularitas lagu utamanya.

ENHYPEN – Polaroid Love (Title Track: Blessed-Cursed)

Waktu merilis album repackage DIMENSION: ANSWER, ENHYPEN mengandalkan Blessed-Cursed sebagai title track. Lagu bergenre hip-hop rock tahun 2000-an tersebut memang terdengar keren dan edgy. Tapi, siapa sangka kalau dunia malah lebih jatuh cinta sama Polaroid Love? Lagu B-side bergenre pop R&B ini punya vibe yang easy listening banget, lirik yang manis, dan melodi yang nempel di kepala sejak pendengaran pertama. Viralnya Polaroid Love di TikTok bener-bener gila-gilaan berkat dance challenge kasual yang diciptakan oleh seorang penggemar.

LE SSERAFIM – Eve, Psyche & The Bluebeard’s Wife (Title Track: UNFORGIVEN)

Ketika LE SSERAFIM melakukan comeback dengan merilis album UNFORGIVEN, lagu utamanya memang sukses menguasai panggung. Tapi, plot twist paling epik tahun itu ada di track dengan judul super panjang: Eve, Psyche & The Bluebeard’s Wife. Dengan fondasi beat Jersey club yang asyik banget buat diajak jingkrak-jingkrak, lagu ini pelan tapi pasti merangkak naik di seluruh chart musik Korea dan global.

TREASURE – Darari (Title Track: JIKJIN)

Mundur ke era perilisan The Second Step: Chapter One, TREASURE melepas JIKJIN sebagai amunisi utama yang sangat merepresentasikan ciri khas YG Entertainment: hip-hop, dentuman beat kuat, dan MV bermodal miliaran won yang memamerkan deretan mobil supercar. Tapi keajaiban organik justru terjadi pada Darari. Gara-gara seorang kreator TikTok asal Indonesia membuat koreografi yang sangat cute dan santai untuk lagu ini, Darari langsung meledak secara global.

i-dle – Fate (Title Track: Super Lady)

Tahun 2024 menjadi saksi bagaimana kekuatan B-side bisa merajai chart tanpa perlu banyak budget promosi di hari pertama. Saat i-dle merilis Super Lady dengan konsep super megah, vokal lantang, dan garang, publik memang dibuat takjub. Tapi rupanya, telinga masyarakat Korea Selatan lebih terpikat secara personal dengan lagu berjudul Fate. Lagu ini membawa nuansa J-Pop atau bergaya anime soundtrack era 2000-an yang ceria namun menyimpan sisi melankolis, ditambah liriknya yang relatable tentang rutinitas kehidupan sehari-hari.

Lisa – Money (Title Track: LALISA)

Saat Lisa debut solo melalui single album LALISA, lagu utamanya jelas mendapat porsi sorotan utama, lengkap dengan MV sinematik berbiaya tinggi dan unsur kebudayaan Thailand yang membanggakan. Sementara itu, B-side-nya yang berjudul Money hanya dibekali sebuah Exclusive Performance Video. Ternyata, beat hip-hop barat yang super swag, lirik repetitif yang catchy, serta koreografi chorus yang memancing tubuh untuk bergoyang bikin Money meledak luar biasa di penjuru dunia.

MONSTA X – Hero (Title Track: Rush)

Bicara soal sejarah pergerakan B-side paling ikonik, kita tidak boleh melupakan MONSTA X. Saat boy group ini merilis mini album kedua mereka, Rush, agensi memilih title track dengan judul yang sama dengan sisipan MV yang sarat alur cerita. Akan tetapi, energi publik dan fandom justru terkuras habis untuk B-side mereka, Hero. Lagu ini memiliki fondasi beat yang lebih sangar, menonjolkan aura maskulin, dan energi powerful yang jadi identitas asli grup ini.

BTS – Run BTS (Title Track: Yet To Come)

Ketika meluncurkan album antologi Proof, BTS menyajikan Yet To Come sebagai title track. Lagu bergenre alternative hip-hop bertempo medium ini dirancang sangat manis, emosional, dan menjadi penutup sempurna untuk chapter pertama perjalanan bermusik mereka, semacam surat cinta terbuka untuk ARMY. Namun, para penggemar dan khalayak umum ternyata punya kerinduan tersendiri terhadap sisi hip-hop garang BTS layaknya era debut mereka.

aespa – Illusion (Title Track: Girls)

Sebelum secara resmi merilis title track Girls yang berat dengan elemen rock synth untuk menuntaskan saga dunia Kwangya mereka pada saat itu, aespa lebih dulu meluncurkan lagu Illusion sebagai lagu pre-release. Elemen hyperpop yang eksperimental namun tetap accessible, dipadukan lirik “Yummy, yummy, yummy in my tummy, tummy, tummy” langsung menyihir isi kepala penggemar.

ILLIT – Tick-Tack (Title Track: Cherish (My Love))

Sebagai grup yang mendapat label rookie monster, setiap gerak-gerik rilis dari ILLIT selalu dipantau ketat. Pada momen mereka merilis Cherish (My Love) sebagai title track, warna vokal ceria dengan konsep melodi manis andalan mereka terpampang nyata. Namun, di dunia media sosial, lagu b-side Tick-Tack juga punya popularitas yang sama.

SEVENTEEN – Cheers (Title Track: _WORLD)

Pada era rilis album repackage Sector 17, title track utamanya adalah _WORLD yang dikemas dengan nuansa upbeat, funky, dan ramah di telinga. Akan tetapi, sub-unit SVT Leaders (beranggotakan S.Coups, Hoshi, dan Woozi) turut menyumbangkan Cheers sebagai pelengkap B-side sekaligus pemanasan comeback.

Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah menyaksikan bagaimana lagu-lagu B-side K-pop dapat menjadi sangat populer dan bahkan melampaui popularitas title track-nya. Fenomena ini menunjukkan bahwa industri K-pop masih memiliki ruang untuk berkembang dan mengejutkan penggemar dengan karya-karya yang tidak terduga. Deretan lagu B-side K-pop yang lebih viral dibandingkan title track telah menjadi bagian penting dari sejarah K-pop dan akan terus menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.

Related Post

Terbaru