Gosip.co.id, 04 Juni 2026 –
Jerawat pasir di area T-zone, khususnya dahi, memang menjadi masalah yang cukup umum. Banyak orang yang merasa sudah mencoba berbagai macam produk skincare, namun jerawat pasir tersebut tetap saja muncul. Oleh karena itu, penting untuk memahami apa itu jerawat pasir dan bagaimana cara mengatasinya.
Jerawat pasir, atau yang dalam istilah medis dikenal sebagai comedonal acne atau komedo tertutup (closed comedones/whiteheads), adalah jenis jerawat yang berbentuk benjolan kecil-kecil, berwarna senada dengan kulit atau agak putih, dan biasanya muncul berkeroyokan. Jerawat ini terbentuk dari perpaduan sel kulit mati, sisa kotoran, dan produksi sebum berlebih yang terperangkap di dalam pori-pori kulit.
Baca Juga
Area dahi adalah salah satu area yang paling “subur” untuk tumbuhnya jerawat pasir. Ada beberapa alasan utama yang sering kita sepelekan, seperti produksi minyak di T-Zone yang tinggi, gesekan dengan poni atau produk rambut, sisa makeup dan sunscreen yang tidak bersih, sarung bantal yang kotor, serta stres dan pola makan yang tidak seimbang.
Untuk mengatasi jerawat pasir di jidat yang membandel, ada beberapa tips yang dapat dilakukan. Pertama, melakukan double cleansing secara teratur. Double cleansing adalah proses membersihkan wajah dengan menggunakan dua jenis pembersih, yaitu pembersih berbasis minyak dan pembersih berbasis air. Hal ini bertujuan untuk membersihkan wajah dari kotoran dan minyak yang berlebihan.
Kedua, menggunakan chemical exfoliator yang mengandung BHA (Salicylic Acid) atau AHA (Glycolic Acid/Lactic Acid). Chemical exfoliator dapat membantu mengusir jerawat pasir dengan menyingkirkan tumpukan sel kulit mati yang menyumbat pori.
Ketiga, menjaga kelembapan kulit dengan menggunakan hydrating toner dan moisturizer yang teksturnya ringan. Kelembapan kulit yang cukup dapat membantu mencegah produksi minyak berlebih yang dapat memperburuk jerawat pasir.
Keempat, memperhatikan kebersihan rambut dan menghindari mengaplikasikan produk rambut seperti conditioner tanpa bilas atau hair oil terlalu dekat dengan area dahi.
Kelima, menghentikan kebiasaan pencet-pencet jerawat pasir. Memencet jerawat pasir dapat menyebabkan kulit di sekitarnya meradang, jerawat pasir berubah jadi jerawat batu yang besar dan meradang, plus meninggalkan bekas kehitaman yang jauh lebih susah dihilangkan.
Terakhir, mengganti sarung bantal secara teratur. Sarung bantal yang kotor dapat menjadi tempat menumpuknya sel kulit mati, keringat, dan bakteri yang dapat memperburuk jerawat pasir.
Dengan melakukan tips mengatasi jerawat pasir di jidat yang membandel di atas, diharapkan dapat membantu Anda mengatasi masalah jerawat pasir di dahi. Ingat, skincare itu perjalanan yang membutuhkan kesabaran dan konsistensi. Jadi, tetap semangat dan nikmati prosesnya!




