Gosip.co.id, 16 Juli 2026 – Saat mengaplikasikan makeup, pemilihan bedak yang tepat sangat penting untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Namun, dengan berbagai jenis bedak yang tersedia, seperti loose powder, setting powder, dan finishing powder, seringkali membuat kita bingung dalam memilih. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui Beda Kegunaan Loose Powder, Setting Powder, Finishing Powder yang Perlu Kamu Tahu.
Loose Powder (Bedak Tabur)
Loose powder, atau bedak tabur, adalah jenis bedak yang partikelnya saling lepas berbentuk bubuk tabur. Bedak ini memiliki tekstur yang sangat halus dan ringan, sehingga sangat disukai untuk pemakaian sehari-hari karena tidak memberikan kesan berat di wajah. Loose powder efektif untuk menyerap produksi sebum berlebih, terutama di area T-zone (dahi, hidung, dagu). Selain itu, bedak ini juga dapat memberikan coverage tipis dan nyaman untuk touch-up.
Cara pakai terbaik untuk loose powder adalah dengan menggunakan fluffy brush (kuas besar yang berbulu halus) untuk menyapukan bedak secara tipis ke seluruh wajah, atau menggunakan spons/puff dengan cara ditepuk perlahan jika kamu butuh daya serap minyak yang lebih kuat.
Baca Juga
Setting Powder
Setting powder, di sisi lain, diciptakan khusus untuk ‘mengunci’ (set) produk makeup basah seperti liquid foundation, concealer, atau cream blush. Bedak ini bekerja dengan cara menyerap kelembapan ekstra dari foundation, mengubah tekstur basah menjadi matte atau velvet, sehingga menyatu sempurna dengan kulit. Setting powder dapat hadir dalam bentuk tabur (loose setting powder) maupun padat (pressed setting powder).
Cara pakai terbaik untuk setting powder adalah dengan menggunakan beauty sponge yang setengah basah atau powder puff kering, aplikasikan di bawah mata, rahang, atau dahi, tunggu 3-5 menit, lalu sapu bersih sisa bedaknya dengan kuas.
Finishing Powder
Finishing powder adalah jenis bedak yang sering kali disalahpahami. Bedak ini bukan dirancang untuk menahan minyak apalagi mengunci makeup. Finishing powder adalah tahap paling akhir dari seluruh ritual complexion kamu, anggap saja bedak ini sebagai efek ‘Photoshop’ atau filter kamera di dunia nyata. Bedak ini mengandung partikel super mikro yang berfungsi untuk menyamarkan pori-pori besar dan garis halus, memberikan ilusi kulit yang sangat mulus.
Cara pakai terbaik untuk finishing powder adalah dengan menggunakan fan brush atau kuas bedak berbulu sangat jarang. Ambil sedikit saja produknya, ketuk gagang kuas agar sisa bedak berjatuhan, lalu sapukan dengan sangat mengambang di atas wajah yang makeup-nya sudah dikunci dengan setting powder.
Tips Memilih Bedak Sesuai Jenis Kulit
Untuk memilih bedak yang paling cocok dengan kondisi kulitmu saat ini, perlu dipertimbangkan beberapa hal. Untuk kulit berminyak (oily skin), teman baikmu adalah loose setting powder dengan hasil akhir matte. Untuk kulit kering (dry skin), hindari bedak yang terlalu mattifying atau mengunci terlalu kuat. Untuk kulit bertekstur/pori besar, selain setting powder wajib untuk mengunci makeup, kamu sangat disarankan berinvestasi pada finishing powder yang bagus.
Jadi, apakah kamu membutuhkan semuanya? Jawabannya, tidak harus ya. Untuk kebutuhan makeup sehari-hari seperti ngantor, kuliah, atau sekadar hangout, sebuah loose setting powder biasanya sudah lebih dari cukup. Namun, kalau kamu sedang bersiap untuk acara penting seperti pernikahan, wisuda, pesta malam, atau photoshoot profesional, mengombinasikan setting powder (untuk ketahanan) dan disusul dengan finishing powder (untuk estetika tekstur) adalah kombinasi yang bagus untuk mendapatkan wajah flawless.
Dengan mengetahui Beda Kegunaan Loose Powder, Setting Powder, Finishing Powder yang Perlu Kamu Tahu, kamu dapat memilih produk yang paling tepat untuk rutinitas makeup harianmu dan mendapatkan hasil yang sempurna.




